Download Aplikasi OTOS
Install

Waspada Motuba! Begini Efek Etanol Pada Mesin

Desember 03, 2025
By Thomas W
Waspada Motuba! Begini Efek Etanol Pada Mesin-otospector

Efek etanol pada mesin belakangan sedang jadi pembicaraan ramai di kalangan peminat otomotif.

Jadi semakin hangat, terlebih setelah Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral, Bahlil Lahadalia, mewacanakan kewajiban campuran etanol sampai 10 persen pada bensin secara nasional.  

Pada dasarnya, kewajiban ini sebenarnya baik. Karena dengan pemakaian etanol, paling tidak impor minyak bisa berkurang.  

Manfaat lain, sumber daya alam lokal (seperti tebu) bisa dimanfaatkan optimal. Yang juga ga kalah penting, target pengurangan emisi bisa semakin nyata.

Tetapi Otofriends juga harus paham, pemakaian etanol tentu ada efek negatif dan positifnya. Terutama efek buat mesin kendaraan.

Nah, apa saja kira-kira efek etanol pada mesin mobil? Yuk, kita kupas satu per satu:

Efek Positif

#1: Meningkatkan Angka RON atau Oktan

Meningkatkan Angka RON atau Oktan

Sumber: PT SHA Solo

Etanol diketahui punya angka RON yang tinggi, sekitar 108-112.

Efeknya, ketika dicampur bensin, etanol secara efektif akan meningkatkan angka oktan campuran tersebut. Dengan RON tinggi, maka fenomena ngelitik (knocking) bisa dicegah.

RON tinggi juga membuat mesin-mesin berkompresi tinggi juga bisa bekerja pada efisiensi puncak.

Beli Mobil Bekas - Aplikasi Otos
Beli Mobil Bekas di OTOS

#2: Membersihkan Endapan dan Residu

Membersihkan Endapan dan Residu

Sumber: Gridoto.com

Keberadaan etanol pada bahan bakar punya sifat pembersih.

Etanol bertindak sebagai pelarut ringan dan membantu membersihkan endapan atau residu yang terbentuk di dalam sistem bahan bakar.

Sistem bahan bakar jadi bersih, karena etanol mampu melarutkan kotoran berbasis minyak (non-polar) dan kotoran berbasis residu (polar) yang ditinggalkan bensin.

Etanol juga mengikat air agar tidak mengendap dan menyebabkan karat.

#3: Pembakaran Lebih Tuntas

Pembakaran Lebih Tuntas

Sumber: 100kpj

Keberadaan etanol pada bahan bakar berfungsi sebagai pengoksidasi internal yang membuat bahan bakar bisa terbakar tuntas.

Kalau pembakarannya lebih tuntas, maka emisi polutan berbahaya seperti CO dan HC dapat dikurangi. Kualitas udara di perkotaan jadi semakin baik.

Baca juga: Buset! Waspada Efek Pakai Busi Mobil Palsu!

Efek Negatif

Keberadaan etanol pada bahan bakar juga bisa memberi efek negatif bagi mesin. Terutama pada mesin-mesin berteknologi lama atau sebelum tahun 2000-an.

Efek ini terjadi karena ada perbedaan desain dan material komponen dari mesin yang digunakan pada saat itu.

Bagi mesin-mesin tua, efeknya bisa berupa:

#1: Komponen Karet, Plastik, dan Seal Jadi Rusak

Komponen Karet, Plastik, dan Seal Jadi Rusak

Sumber: Moladin

Mobil-mobil tua umumnya memakai material karet alam, plastik, dan polymer yang belum tahan dengan sifat pelarut (solven) yang kuat dari etanol.

Etanol akan membuat seal, gasket, dan selang bahan bakar menjadi melar, mengeras, bahkan bisa retak seiring waktu berjalan.

Kerusakan semacam ini bisa menyebabkan kebocoran bahan bakar yang efeknya bisa sangat berbahaya. Tekanan bahan bakar yang turun juga bisa mengganggu kinerja mesin.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#2: Jadi Penyebab Korosi

Jadi Penyebab Korosi

Sumber: Gridoto

Salah satu sifat etanol adalah mudah menarik dan menyerap uap air dari udara (higroskopis).

Air yang sudah terserap ini kemudian bercampur dengan etanol dan mengendap di dasar tangki bahan bakar. Kedua bahan ini, yaitu air dan etanol, akan jadi pemicu karat pada komponen logam yang tidak dilapisi dengan baik.

Contoh komponen-komponen itu adalah tangki bahan bakar (terutama tangki logam tua), pipa dan saluran bahan bakar, dan karburator.

Serpihan-serpihan karat yang lepas juga bisa menyumbat filter bahan bakar atau saluran kecil pada sistem bahan bakar.

#3: Keseimbangan Pembakaran Mesin Berubah

Keseimbangan Pembakaran Mesin Berubah

Sumber: SEVA

Pertama-tama yang harus dipahami, nilai energi per liter dari etanol sedikit lebih rendah daripada bensin murni.

Masalahnya, mesin-mesin generasi lama yang masih pakai karburator atau teknologi injeksi lama, settingan rasio udara dan bahan bakarnya (air-fuel ratio/AFR) didasarkan pada bensin murni.

Kalau dalam bahan bakar ada campuran etanolnya, maka AFR akan bergeser. Mesin butuh bahan bakar lebih banyak untuk menghasilkan tenaga yang sama.

Kalau mesin tidak bisa menyesuaikan AFR secara otomatis, maka mesin akan cepat panas. Komponen internal seperti piston dan katup juga cepat rusak.

Baca juga: Sebelum Beli Cek Dulu Konsumsi BBM Avanza Dimari

Garansi mobil bekas apakah sama dengan asuransi?

Dua istilah antara asuransi dan garansi sering dianggap sama. Padahal keduanya ada perbedaan, yaitu apa yang ditanggung dan siapa yang menyediakannya.

Garansi berfokus pada kualitas suatu produk dari produsen atau penjual. Sedangkan asuransi berfokus pada perlindungan finansial dari berbagai risiko eksternal.

Keduanya sama-sama memberi perlindungan. Tetapi garansi melindungi produk, sedangkan asuransi melindungi nasabah dari risiko lebih luas.

Untuk memastikan mobil bekas pilihan Otofriends layak mendapat asuransi, jangan ragu untuk menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Setelah mobil kondisinya dinyatakan baik, lengkapi pula dengan paket garansi mobil bekas Otospector, agar mobil semakin punya nilai tambah.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Hydrolock, Ini Penyebab Mobil Mogok Saat Melewati Banjir

Januari 25, 2026
Di musim hujan sering banget membawa tantangan bagi pemilik kendaraan, terutama yang sering terjadi di kota-kota besar yang kasus jalanannya rawan sekali genangan. Masalah yang sering terjadi dan menakutkan adalah pada saat mobil mogok sedang melewati banjir.  Sehingga banyak pengemudi yang mengira genangan air dangkal masih aman untuk dilewati, padahal ada berbagai risiko tersembunyi yang
Baca Lebih Lanjut

Pengertian 10 Lampu Indikator Yang Ada Di Mobil

Januari 24, 2026
Salah satu ciri dari mobil-mobil modern adalah adanya sensor-sensor atau lampu indikator mobil di cluster meter dashboard. Indikator-indikator ini berfungsi sebagai peringatan jika ada suatu masalah pada sistem atau komponen tertentu di kendaraan. Harapannya, pengemudi akan segera waspada dan menyelesaikan masalahnya. Masalahnya, tidak semua pengemudi paham arti dari lampu indikator mobil yang berbentuk ikon itu.
Baca Lebih Lanjut

Selain Viskositas, Ini Tips Lengkap Pilih Oli Untuk Mobil

Januari 24, 2026
Yups, untuk memilih oli mobil tidak bisa dilakukan sembarangan, ya. Karena oli sangat berperan penting untuk tetap menjaga performa mesin kendaraan kamu, sehingga dapat mengurangi gesekan antar komponen, dan dapat mencegah keausan dini. Tapi, sayangnya masih banyak sekali pemilik mobil yang asal pilih oli berdasarkan merek populer dan harganya, tanpa memahami spesifikasi yang sesuai kebutuhan
Baca Lebih Lanjut